Buruh Tani dan Pabrik Tembakau Sumenep Terima BLT-DBHCHT, Kapolresta: Kami Siap Bersinergi

51 menit yang lalu 1

Sumenep, Penamadura.com – Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu menghadiri launching penyuluhan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT-DBHCHT) bagi pekerja pabrik tembakau dan pekerja tani tembakau Tahun 2026.

Kegiatan tersebut digelar di PR Bumitama Blambangan, Dusun Angsanah, Desa Lenteng Barat, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, dan dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta para penerima bantuan.

Hadir dalam aktivitas tersebut Bupati Sumenep, Dandim 0827/Sumenep, Kapolresta Sumenep, perwakilan Kejaksaan Negeri Sumenep nan diwakili Kasat Intel Kejari Sumenep, jejeran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tamu undangan, serta pekerja pabrik dan pekerja tani tembakau penerima BLT-DBHCHT Tahun 2026.

Program BLT-DBHCHT menjadi salah satu corak perhatian pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat nan berjuntai pada sektor pertembakauan.

Kehadiran Kapolresta Sumenep dalam aktivitas tersebut menjadi corak support kepolisian terhadap program pemerintah nan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya pekerja pabrik tembakau dan pekerja tani tembakau.

Selain launching, aktivitas juga diisi penyuluhan kepada para penerima bantuan. Penyuluhan tersebut bermaksud memberikan pemahaman mengenai program BLT-DBHCHT, termasuk memastikan support dapat diterima oleh masyarakat nan berkuasa dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan.

Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu menegaskan komitmen kepolisian untuk terus mendukung beragam program pemerintah nan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, kejaksaan, dan seluruh pemangku kepentingan diperlukan agar setiap program dapat melangkah aman, tertib, dan tepat sasaran.

“Polresta Sumenep mendukung program pemerintah nan bermaksud meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami juga siap bersinergi dengan seluruh pihak agar penyelenggaraan aktivitas melangkah aman, tertib dan lancar serta manfaatnya betul-betul dirasakan oleh masyarakat nan berkuasa menerima,” ujarnya.

Ia berambisi penyelenggaraan BLT-DBHCHT Tahun 2026 dapat memberikan faedah nyata bagi para penerima, terutama dalam membantu memenuhi kebutuhan ekonomi sehari-hari.

Program tersebut diharapkan bisa meringankan beban ekonomi pekerja pabrik tembakau dan pekerja tani tembakau sekaligus memberikan akibat positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumenep.

Kegiatan launching dan penyuluhan BLT-DBHCHT Tahun 2026 berjalan aman, tertib, dan kondusif. (Red/Emha)

Selengkapnya