IJTI Madura Soroti Kemitraan Pers-Polisi, Kapolresta Sumenep Buka Diri terhadap Kritik

58 menit yang lalu 1

Sumenep, Penamadura.com – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Madura memperkuat sinergi dengan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sumenep melalui aktivitas silaturahmi berbareng Kapolresta Sumenep, Kombes Pol Ariek Indra Sentanu.

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk membangun komunikasi nan lebih intensif antara insan pers, khususnya wartawan televisi, dengan kepolisian dalam mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di Kabupaten Sumenep.

Dalam suasana penuh keakraban, IJTI Korda Madura dan Polresta Sumenep membahas pentingnya membangun kemitraan nan profesional, proporsional, dan tetap menghormati tugas serta kegunaan masing-masing.

Ketua IJTI Korda Madura, Veros Afif MZ, mengatakan wartawan mempunyai tanggung jawab tidak hanya dalam menyampaikan info kepada masyarakat, tetapi juga menjalankan kegunaan kontrol sosial.

Menurut Veros, kegunaan kontrol sosial tersebut kudu tetap melangkah secara profesional, sementara kepolisian menjalankan tugas penegakan norma dan menjaga keamanan masyarakat.

“Yang kami tekankan di sini adalah pentingnya sebuah kemitraan nan proporsional. Kami sebagai wartawan mempunyai tanggungjawab menjalankan kegunaan kontrol sosial, sementara Polri sebagai abdi negara penegak norma mempunyai tanggung jawab menjaga keamanan dan menegakkan hukum. Keduanya kudu sama-sama memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sesuai profesinya masing-masing,” ujar Veros.

Ia berambisi perubahan status Polres Sumenep menjadi Polresta Sumenep dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Menurutnya, peningkatan status tersebut juga diharapkan diikuti dengan semakin kuatnya sinergi antara kepolisian dan insan pers dalam menyampaikan info kepada publik.

“Kami berambisi dengan status Polresta ini, Harkamtibmas di Kabupaten Sumenep semakin baik. Kolaborasi dengan rekan-rekan wartawan juga kudu semakin solid sehingga setiap info nan disampaikan kepada masyarakat betul-betul memberikan faedah dan menciptakan suasana nan kondusif,” tambahnya.

Kapolresta Terbuka terhadap Kritik dan Masukan

Sementara itu, Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu mengapresiasi silaturahmi nan dilakukan IJTI Korda Madura.

Menurut Ariek, media mempunyai posisi strategis dalam membantu kepolisian menyampaikan info kepada masyarakat. Selain sebagai penyampai informasi, media juga dapat menjadi jembatan komunikasi antara lembaga kepolisian dengan masyarakat.

Ariek menegaskan pihaknya terbuka terhadap kritik maupun masukan konstruktif nan disampaikan insan pers.

“Terima kasih telah mengundang kami. Masukan dan saran dari rekan-rekan IJTI menjadi motivasi baru bagi kami untuk semakin mantap mengabdi dan melayani masyarakat di wilayah norma Kabupaten Sumenep. Pada prinsipnya, kami menerima semua masukan dan saran sebagai bagian dari upaya memperbaiki keahlian kami ke depan,” kata Ariek.

Ia menambahkan, Polresta Sumenep berkomitmen menjaga hubungan selaras dengan seluruh komponen masyarakat, termasuk insan pers.

Komunikasi nan terbuka dan kolaboratif dinilai krusial agar beragam persoalan nan berkembang di tengah masyarakat dapat ditangani secara cepat, tepat, dan tetap berpatokan pada ketentuan hukum.

Silaturahmi IJTI Korda Madura berbareng Kapolresta Sumenep tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat kemitraan antara pers dan kepolisian.

Dengan hubungan nan ahli dan saling menghormati, sinergi kedua pihak diharapkan bisa mendukung terciptanya situasi Harkamtibmas nan kondusif sekaligus menghadirkan info nan kredibel, berimbang, dan berfaedah bagi masyarakat Sumenep. (Red/Emha)

Selengkapnya